Fakta Ekonomi

KUR Syariah Pegadaian: Solusi Tanpa Bunga untuk Modal Usaha

Program KUR Syariah di Pegadaian menawarkan alternatif pembiayaan bagi pelaku UMKM tanpa beban bunga, menggunakan prinsip syariah yang adil dan mudah diakses.

S
Stevani Nila Wardana
15 July 2026
2 pembaca
Foto: Pegadaian
Foto: Pegadaian

Bagi para pelaku usaha, mendapatkan dana segar sering kali menjadi faktor kunci untuk mengembangkan bisnis yang sedang dijalankan. Namun, banyak yang merasa khawatir ketika mencari sumber pinjaman modal usaha, terutama terkait dengan beban bunga yang tinggi atau kewajiban untuk menyerahkan agunan. Kabar baiknya, saat ini skema layanan kredit telah mengalami transformasi menjadi lebih inklusif dan mudah diakses, salah satunya adalah KUR Syariah yang ditawarkan oleh Pegadaian. Artikel ini akan menjelaskan lebih lanjut mengenai mekanisme produk tersebut dan bagaimana ia dapat membantu bisnis.

KUR Syariah Pegadaian: Pembiayaan untuk UMKM

KUR Syariah Pegadaian merupakan program pembiayaan yang ditujukan untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tergolong unbankable, yaitu mereka yang belum memenuhi kriteria perbankan formal. Program ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi umat dengan menerapkan prinsip keadilan syariah, yang menghilangkan sistem bunga konvensional. Dalam praktiknya, KUR Syariah menggunakan akad Rahn (gadai syariah) dan menerapkan tarif mu’nah (biaya pemeliharaan) yang terjangkau.

Rincian Skema Pembiayaan

Berikut adalah rincian jenis pinjaman dan tarif yang ditawarkan:

  • Skema Super Mikro: Pinjaman antara Rp1 juta hingga Rp10 juta dengan tarif mulai dari 3% per tahun.
  • Skema Mikro: Pinjaman antara Rp10 juta hingga Rp50 juta dengan tarif mulai dari 6% per tahun.

Beberapa keunggulan dari layanan KUR Syariah di Pegadaian meliputi:

  • Mematuhi fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).
  • Pencairan dana yang cepat.
  • Tanpa memerlukan barang jaminan.
  • Transaksi yang mudah dilakukan di seluruh outlet Pegadaian.
  • Tanpa biaya administrasi.

Kehadiran KUR Syariah menjadi pilihan ideal bagi pelaku UMKM yang ingin mendapatkan tambahan dana untuk meningkatkan skala usaha mereka dengan cara yang halal dan legal.

Persyaratan Pengajuan KUR Syariah

Sebelum mengajukan KUR Syariah di Pegadaian, nasabah harus memenuhi syarat dan ketentuan sebagai berikut:

  • Melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Melampirkan Kartu Keluarga (KK).
  • Surat Nikah (bagi yang sudah menikah).
  • Surat Keterangan Domisili (jika alamat berbeda dengan KTP).
  • Mempunyai rumah tinggal tetap (dibuktikan dengan PBB atau SHM/HGB).
  • Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Izin Usaha atau Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dari pejabat berwenang.
  • Fotokopi rekening listrik/air/telepon, dan dokumen lainnya jika diperlukan.

Selain itu, calon penerima KUR Syariah harus memenuhi ketentuan berikut:

  • Berusia minimal 17 tahun dan maksimal 65 tahun saat jatuh tempo akad.
  • Mempunyai penghasilan rutin harian, mingguan, atau bulanan.
  • Memiliki usaha yang sah menurut syariat Islam dan peraturan yang berlaku.
  • Wajib dilakukan pemeriksaan SLIK/SID dan SIKP.
  • Calon penerima tidak sedang mendapatkan fasilitas pembiayaan dari Program Pemerintah dan/atau belum pernah menerima pembiayaan produktif dari lembaga keuangan lain.
  • Bukan seorang ASN/TNI/Polri.
  • Lokasi usaha berada dalam radius maksimum 5 km dari lokasi outlet penyelenggara mikro.

Proses Pengajuan KUR Syariah

Berikut adalah tahapan untuk mengajukan layanan KUR Syariah sesuai ketentuan Pegadaian:

  1. Nasabah mengajukan KUR Syariah dan menyerahkan dokumen persyaratan.
  2. Tim Pegadaian melakukan verifikasi data dan berkas nasabah.
  3. Selanjutnya, dilakukan tahap survei oleh petugas Pegadaian.
  4. Konfirmasi jumlah pinjaman dan tanda tangan akad.
  5. Proses pencairan dana pinjaman.
  6. Nasabah membayar angsuran sesuai tanggal jatuh tempo.

Secara keseluruhan, meskipun menumbuhkan usaha mikro penuh dengan tantangan, keterbatasan dana bukan lagi alasan untuk berhenti berinovasi. Memilih fasilitas modal kerja dengan proses yang transparan dan mu’nah yang ringan, seperti KUR Syariah Pegadaian, adalah langkah cerdas untuk menjaga stabilitas arus kas bisnis. Dengan dukungan lebih dari 4.000 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia, akses ke KUR Syariah semakin mudah dan praktis. Mari manfaatkan program resmi Pegadaian untuk memperkuat bisnis Anda sekarang juga!

Artikel Terkait