Fakta Ekonomi

Maybank Marathon 2026 Targetkan Dampak Ekonomi Rp300 Miliar dan Dukung Pariwisata Olahraga di Bali

Maybank Marathon 2026 menargetkan kontribusi ekonomi sebesar Rp300 miliar, meningkat dari tahun sebelumnya, dan berkomitmen untuk mendukung pariwisata olahraga di Bali.

A
Amara Rukmana
12 August 2026
25 pembaca
Foto: dok istimewa
Foto: dok istimewa

Maybank Marathon 2026 berencana untuk mencapai nilai ekonomi hingga Rp300 miliar dalam penyelenggaraan ajang lari yang memasuki tahun ke-15 ini. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan nilai ekonomi pada tahun 2025 yang mencapai Rp255 miliar, serta Rp164 miliar pada tahun 2024.

Project Director Maybank Marathon, Bambang Irawan, menjelaskan bahwa peningkatan nilai ekonomi ini merupakan salah satu indikator penting untuk menilai dampak penyelenggaraan Maybank Marathon terhadap masyarakat dan perekonomian lokal. “Jadi kita melakukan studi dua tahun terakhir untuk mengukur seberapa besar nilai ekonomi yang bisa dibentuk dari event Maybank Marathon. Tahun lalu jumlahnya luar biasa, Rp255 miliar, yang meningkat dari tahun sebelumnya Rp164 miliar. Tahun ini tentu kita berharap lebih tinggi lagi, mudah-mudahan tembus Rp300 miliar,” ungkap Bambang dalam konferensi pers teknis Maybank Marathon 2026.

Peningkatan Jumlah Peserta

Bambang menambahkan bahwa peningkatan nilai ekonomi ini sejalan dengan pertumbuhan jumlah peserta yang mengikuti Maybank Marathon. Tahun ini, sebanyak 14.100 peserta diperkirakan akan berpartisipasi, meningkat dari 13.600 peserta pada tahun 2025. Maybank Marathon 2026 dijadwalkan berlangsung pada Ahad (23/8/2026) di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, dengan peserta yang berasal dari 46 negara, serta kategori lomba yang mencakup Marathon 42,195 kilometer, Half Marathon 21,0975 kilometer, 10K, dan kategori wheelchair.

Bambang menekankan bahwa Maybank Marathon tidak hanya ingin menjadi ajang perlombaan lari biasa. Penyelenggaraan event ini diarahkan untuk membangun ekosistem yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal. “Kita ingin Maybank Marathon ini bukan hanya gelaran maraton biasa, kita ingin memberikan value untuk komunitas lokal dan juga UMKM di sana,” jelasnya.

Mendorong Pariwisata Olahraga

Steffano Ridwan, Direktur Utama Maybank Indonesia, menyatakan bahwa Maybank Marathon telah berkembang menjadi salah satu event lari bergengsi di Indonesia, sekaligus berkontribusi pada ekosistem olahraga, pariwisata, dan ekonomi daerah. Dengan tema “Pace You Forward”, Maybank Marathon 2026 bertujuan untuk memberikan pengalaman berlari berstandar dunia serta dampak yang lebih luas bagi olahraga, pariwisata olahraga, dan perekonomian lokal. Kehadiran ribuan pelari juga membawa keluarga, teman, dan komunitas ke Bali, menciptakan potensi sport tourism yang dapat memberikan manfaat ekonomi di luar aktivitas perlombaan itu sendiri.

Dalam hal penyelenggaraan, Maybank Marathon juga melibatkan masyarakat lokal, dengan sekitar 40 sekolah berpartisipasi dalam cheering zone untuk mendukung para pelari. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program keberlanjutan yang mencakup literasi keuangan dan pemberdayaan masyarakat. Bambang menjelaskan bahwa manfaat ekonomi ini merupakan bagian dari konsep beyond the finish line yang ingin dibangun oleh Maybank Marathon, di mana kehadiran pelari, pendukung, komunitas, dan masyarakat sekitar diharapkan dapat menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih luas.

Selain aspek ekonomi dan pariwisata, Maybank Marathon juga berperan dalam pengembangan olahraga atletik nasional. Tigor Tanjung, Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), menilai bahwa Maybank Marathon dapat menjadi contoh bagi penyelenggaraan lomba lari jalanan di Indonesia. Konsistensi Maybank Marathon selama 15 tahun dalam memenuhi aturan teknis World Athletics menjadi salah satu kekuatan utama event ini, yang juga telah mendapatkan predikat Elite Label Road Race dari World Athletics.

Pada Maybank Marathon 2026, sebanyak 12 pelari elite internasional dijadwalkan berpartisipasi, terdiri dari enam pelari pria dan enam pelari wanita. Tigor menambahkan bahwa kehadiran pelari kelas dunia ini memberikan kesempatan bagi atlet Indonesia untuk berkompetisi dengan pelari internasional di dalam negeri. Sejumlah pelari Indonesia juga telah mengikuti Maybank Marathon dan menjadikannya sebagai bagian dari perjalanan prestasi mereka. Dengan jumlah peserta yang terus meningkat dan keterlibatan berbagai pihak, Maybank Marathon menargetkan nilai ekonomi yang lebih besar pada tahun 2026, serta berharap pertumbuhan ini dapat memperkuat posisi Bali sebagai destinasi sport tourism dan memperluas manfaat event bagi masyarakat serta pelaku usaha lokal.

Artikel Terkait